MUSI BANYUASIN ( MATA RATU )
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa skrining HIV dan Tuberkulosis terhadap 25 warga binaan, Sabtu (28/03/2026). Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.
Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Balai Agung Sekayu, dengan fokus memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau, terutama di tengah tingkat hunian lapas yang relatif padat.
Kepala Lapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menegaskan bahwa skrining kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh warga binaan.
“Pemeriksaan ini penting sebagai langkah deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, serta mencegah potensi penularan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Fiqih Utama, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan keterampilan, tetapi juga kesehatan.
“Kesehatan warga binaan menjadi salah satu prioritas utama. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat memetakan kondisi kesehatan mereka serta memberikan tindak lanjut yang diperlukan, termasuk edukasi pencegahan HIV dan TBC,” jelasnya.
Selain pemeriksaan, warga binaan juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit menular.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan lapas.
(**)




